11.WAFAT DG HUSNUL KHOTIMAH

Mati yang baik adalah melalui proses Husnul Khotimah…..Husna artinya Baik. Khotimah artinya Menutup.
Secara hakekat Husnul Khotimah adalah suatu proses menutup Pintu Kehidupan dg baik, agar aliran kehidupan mengumpul di “Pusat Sujud”, sehingga kita mengalami mati dlm keadaan “sujud”……..
Proses ini harus dilatih terus menerus, di waktu pagi dan petang,  dalam keadaan berdiri,  duduk dan berbaring…… sampai tiba waktunya kita wafat, kalau tidak, maka tdk akan tercapai mati dg nilai wafat….

Ketahuilah, sesungguhnya terdapat perbedaan yg mendasar antara meninggal dunia dg nilai wafat dan meninggal dunia dg nilai mati….

Wafat adalah tunai atau menunaikan dg sempurna, di tulisan ttg Ahlul Bait dikatakan tdk “berhutang” dan tdk “berdusta”….Jadi secara hakekat wafat mempunyai makna menunaikan misi kehidupan dg baik dan sempurna….
Apakah misi hidup manusia di dunia ? Yaitu menjadi Khalifah-Nya. Khalifah artinya pengganti (mampu mewujudkan wujudNya) … Syarat utama menjadi Khalifah-Nya adalah mengenal-Nya yg diawali dg menemui-Nya. Kemudian selalu menjaga habluminallah dan juga habluminanas dlm shalatul daim nya….

Ketika seorang yg sudah menjadi khalifah Allah meninggal dunia, yaitu matinya semua fungsi organ tubuhnya, maka orang itu dikatakan dg istilah wafat yaitu meninggalkan dunia dg misi yg telah ia tunaikan….
Tetapi sebaliknya, jika orang itu meninggalkan dunia dlm keadaan belum menjadi khalifah Allah, maka org itu meninggal dunia dalam keadaan menjadi mayit atau jenazah……
Jadi dapat disimpulkan bahwa, orang wafat itu sudah pasti mati akan tetapi orang yg mati belum tentu wafat…..

Diterbitkan oleh Arianto

simple and easy going

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai