7.HAMBA

Siapakah hamba Allah itu….?? Apakah yg bersedekah tdk mau disebut namanya,  diganti saja sebutannya dg hamba Allah….??  Atau panggilan utk diri sendiri sewaktu ber doa….??  dsb… Pada suatu keadaan,….. dalil mengatakan , bahwa ALLAH SWT telah bersabda : kun ana rabbi ma abdi, kun ana abdi ma rabbi, lam yakun syaian .artinya ” kalau AkuLanjutkan membaca “7.HAMBA”

6.” BIRRUL WALIDAIN “

Dari Anas Bin Nadzr Al~Asyja’i, Beliau bercerita, suatu Malam Ibu dari sahabat Ibnu Mas’ud Meminta air minum kpd anaknya. Setelah Ibnu Mas’ud datang membawa air minum, ternyata sang Ibu telah ketiduran. Ahirnya Ibnu Mas’ud Berdiri di dekat kepala Ibunya sambil memegang wadah berisi air HINGGA PAGI.(Kitab karya Ibnu Jauzi) Sufyan Bin Uyainah Mengatakan, ” AdaLanjutkan membaca “6.” BIRRUL WALIDAIN “”

5. SYAHWAT DUNIAWI DAN SYAHWAT RUHANI

Ada dua faktor yg dapat menghijabi hamba dlm memandang Allah, yaitu syahwat duniawi dan syahwat ruhani……Dua syahwat tsb berpotensi menjadi hijab seseorg, antara lain keinginan utk meraih derajat dunia dan akhirat……Dunia kaitannya dg adat tabiat, sedangkan akhirat berkaitan dg derajat ruhaniah… Syahwat duniawi ialah rasa cinta yg berujung ingin memiliki dan menguasai apa saja ygLanjutkan membaca “5. SYAHWAT DUNIAWI DAN SYAHWAT RUHANI”

4. TENTANG SHOLAT

Apakah ada cara lain yg lebih dekat kpd Allah dari pada shalat ? …..Ada, yaitu dg shalat juga…….. Tetapi bukan shalat dalam bentuk luarnya saja…. Krn shalat yg disebutkan dlm pertanyaan itu bukan bentuk dari shalat itu sendiri, sebab ia memiliki pembuka dan penutup……..dua hal yg memiliki pembuka (awal)  dan penutup (akhir) dinamakan bentuk,  takbiratulLanjutkan membaca “4. TENTANG SHOLAT”

3. MASJID ( BAITULLAH )

Istilah masjid dalam bahasa Arab berasal dari kata sajada yg berarti bersujud (menyembah). Kata sajada yg mendapat awalan ma sehingga membentuk kata masjid mengandung arti tempat sujud, tempat ber-Ibadah kpd Allah….Hadits yg diriwayatkan Turmudzi dari Abi Sa’id al-khudri yang berbunyi bahwa “Tiap potong tanah itu adalah masjid.” Selain itu dalam hadits yang lain Nabi MuhammadLanjutkan membaca “3. MASJID ( BAITULLAH )”

2. PUASA

Berbicara ttg puasa,  ada puasa awam,  khawas,  khawasul khawas atau bahasa yg lain puasa syariat,  tariqat,  hakikat dan ma’rifat………  Puasa syariat…… Menahan haus dan lapar ( puasa awam)  Puaso tariqat….. Menahan panca indra, pikiran dan rasa (puasa khawas)  Puaso hakikat…… Menahan bersitan2, lintasan2 di dlm hati ( puasa khawas)  Puasa ma’rifat…… Adalah laku mi’raj ituLanjutkan membaca “2. PUASA”

1. HAKEKAT MAKAN SAHUR

Sebelum membahas masalah hakekat sahur, sebaiknya kita hrs mengetahui apa tujuan dari berpuasa, krn salah satu sunah utk menjalankan berpuasa adalah makan sahur terlebih dahulu…… Istilah Shiyam berasal dari bahasa Arab, yg artinya mengendalikan, menahan atau mengekang…. Kadang Kata shiyam diterjemahkan dg istilah puasa, yg sebenarnya kurang tepat. Krn puasa berasal dari bahasa Sansekerta yangLanjutkan membaca “1. HAKEKAT MAKAN SAHUR”

SHOLAT DALAM PANDANGAN AHLI SUFI

· Takbirotul Ihram Di sini maksudnya, berpisah dari Alam Mulki dan fanalah hamba. ketika mengucapkan ‘Allahu Akbar’. Hanya sifat ‘yang menyembah’ saja yang tinggal sebagai penzohiran. wujud Alloh ‘Yang Disembah’. Ia bergerak dengan gerak Allah. Ia berkata-kata dengan kata-kata Allah. Takluknya dalam rahasia Titik bagi Alif – ‘Tiada’. Seperti kata Abu Yazid Busthomi, “Ariftu RobbiLanjutkan membaca “SHOLAT DALAM PANDANGAN AHLI SUFI”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai