4. TENTANG SHOLAT

Apakah ada cara lain yg lebih dekat kpd Allah dari pada shalat ? …..
Ada, yaitu dg shalat juga…….. Tetapi bukan shalat dalam bentuk luarnya saja…. Krn shalat yg disebutkan dlm pertanyaan itu bukan bentuk dari shalat itu sendiri, sebab ia memiliki pembuka dan penutup……..dua hal yg memiliki pembuka (awal)  dan penutup (akhir) dinamakan bentuk,  takbiratul ihram adalah pembuka shalat, dan salam adalah penutupnya……

Seperti syahadat…… Syahadat bkn merupakan suatu yg dilafalkan dengan bibir saja, tetapi syahadat juga memiliki permulaan dan akhiran…. Segala sesuatu yang diekspresikan dengan kata, suara, dan memiliki awal dan akhir adalah BENTUK.
Sementara jiwa dari syahadat itu tdklah terbatas dan tiada berawal dan tiada berakhir…….

Seperti shalat yang ditunjukkan para Nabi…. Nabi Muhammad SAW  menjlskan perihal shalat ini kpd kita semua melalui sabdanya: “Aku memiliki sebuah waktu bersama Allah yg tidak dpt dideteksi oleh Nabi2 lainnya maupun para malaikat yg dekat dg Allah”……. Dari sini, bisa kita pahami bahwa yg dimaksud Nabi Saw. adalah jiwa (Ruh) nya shalat ( ashalatul mi’rajul mu’minin)…… Bkn semata bentuk luarnya saja, melainkan kekhusyuannya yg sempurna……sholatlah kamu sebagaimana engkau melihat aku sholat…. Bgm melihat AKU dlm sholat….??  Bunuhlah dirimu ( qablal maut antal maut) keluarlah dari kampung halamanmu ( hijrah dari kesadaran lahiriah kpd kesadaran ruhaniah) ….. Shalat sendirinya,  rukuk sendirinya,  sujud sendirinya,  yg menyembah yg disembah itu jg… 

Diterbitkan oleh Arianto

simple and easy going

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai